Pengalaman atau Imajinasi

Aku duduk menatap jauh kearah lautan luas, seseklai suara ombang mengusik lamunanku dan membuatku tersadar dari lamunanku. Sejuk, Damai, Nyaman itulah yang kurasakan saat ku duduk menyendiri ditepi pantai itu, terkadang sekali-sekali aku mendengar kicauan burung dari pohon bakau, disamping gemuruh ombak dan kicauan burung, sesekali aku memasukkan kakiku kedalam air, dinginya air itu menusuk hingga kejantungku, sungguh indah perasaanku.

Disela keasyikanku menikmati indahnya pantai itu, dari kejauhan seara aku melihat sosok sinar yang bergerak mendekati aku, semakin aku perhatikan semakin dekta rasanya cahaya itu menghampiriku.  Ohhhhhh aku seperti membisu, aku seperti tidak sadar diri benarkah ini? benarkah ini? semakin dekat sinar itu semakin jelas apa yang bergerak mendekatiku, wauuuuuuuu ternyata aku melihat sebuah senyuman indah dan sebuah lambaian tangan diberikannya untukku, benarkah itu dia? benarkah dia datang?

Aku gesek mataku secara bergantian, antara mata kiri dan kanan, aku ingin memastikan siapakah sebenarnya sosok yang datang ini, tapi semakin aku memfokuskan arah pandanganku semakin jelas senyuman itu, wauuuuuuuuu betapa senangnya hatiku saat itu ternyata dia benar-benar hadir saat itu, paduan warna baju dan celana yang membuat dia semakin diperhatikan dia semakin cantik… terimakasih buat kehadiranmu saat itu.

Aku merangkulnya dengan erat serasa tak inigin aku melepaskannya, kukecup keningnya dan serasa air mata kebahagiaan menetes dari mataku.
Kami berkeliling menelusuri indahnya pantai itu, sesekali kami tertawa ria dengan guyonan-guyonan cerita indah yang sama-sama kami bagikan.

diUjung pantai itu, ada sebuah rumah laut, betapa indah tempat itu, aku membawanya masuk dan aku memutar lagu "Everything i do, i do it for u" wahhhh indahnya alunan melodi lagu itu. Aku genggam tangannya, kuberikan dia sekuntum bunga mawar sambil kuucapkan kata-kata cintaku untuknya.

kembang gula di perigi
untuk aku minum jamu
kemana pun kamu pergi
aku slalu rindu kamu

meski hanya buah jambu
tapi ini bisa diramu
meskipun jarang ketemu
cintaku hanya untukmu

wahai serulig buluh perindu
suaranya memikatku
wahai gadis pujaanku
aku sangat cinta kamu

meski aku sudah kenyang
tetap harus minum jamu
perempuan yang ku sayang
bolehkah aku merangkulmu?

aku memandangi matanya, serasa aku melihat sinar kebahagiaan terpancar, dan tidak lama aku menunggu dia memelukku, menciumku dan berkata aku sayang sama abang. Saat itu juga kebahagiaan itu serasa melingkupi hatiku, mengisi hidupku, dan menyirami jiwaku yang sudah lama mengharapkan kehadirannya dihatiku.

Kebahagiaan yang kurasakan itu membuatku jadi bangun, bangun dan benar-benar bangun wahhhhhhh ternyata aku bermimpi……………….

hahahahahah

Leave a Reply